
Tradisi musik perkusi dari bambu yang awalnya digunakan untuk ronda malam.
Deskripsi
Musik Patrol adalah kesenian tradisional yang menggunakan alat musik utama berupa kentongan bambu dari berbagai ukuran. Kesenian ini dimainkan secara berkelompok (biasanya sambil berjalan berkeliling kampung) untuk membangunkan sahur di bulan Ramadan atau sebagai ronda malam penjaga keamanan.
Sejarah
Bermula dari kebiasaan pos ronda di malam hari. Karena bosan, para peronda mulai memukul-mukul kentongan dengan nada tertentu secara bersamaan, hingga akhirnya berkembang menjadi bentuk kesenian musik perkusi yang memiliki aransemen tersendiri.
Filosofi
Kentongan adalah simbol kewaspadaan dan komunikasi komunal. Musik patrol mengajarkan nilai kebersamaan, gotong royong menjaga keamanan lingkungan, serta semangat persaudaraan dalam masyarakat agraris.
💡 Fakta Menarik
- 1.Kini sering dilombakan dengan aransemen lagu yang rumit.
- 2.Pemain bisa mencapai puluhan orang dengan berbagai ukuran kentongan (dari kecil hingga bas besar).
- 3.Sering dipadukan dengan alat tiup seperti seruling atau pianika.